DOSEN FIK UNM SOSIALISASIKAN LAW OF THE GAME FUTSAL

Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam tim PKM UNM di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNM, menggelar sosialisasi terkait dengan Law of The Game dalam pertandingan futsal sebagai amandemen terbaru yakni amandemen tahun 2020-2021. Kegiatan tersebut berlangsung dari 3-4 Juli 2021.

Tim Pengabdi yang terdiri dari Dosen FIK UNM tersebut masing-masing, Sulaeman, S.Pd, M.Pd (Ketua Pengabdi), Rahmad Risan, S.Pd, M.Pd (Anggota) dan Darul Husnul, S.Or, M.Kes (Anggota). Tim pengabdi ini memilih mitra yakni Tim Futsal Amporo FC sebagai salah satu tim futsal amatir di Kota Makassar.

Ketua tim pengabdi, Sulaeman, S.Pd, M.Pd menyatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) sosialisasi Law Of The Game pertandingan futsal amandemen tahun 2020 tersebut agar bisa memberikan pengetahuan mengenai aturan resmi yang diterapkan pada setiap pertandingan futsal serta beberapa aturan yang mengalami perubahan.

“ Kita memang melihat antusias olahraga futsal di Kota Makassar cukup tinggi, dan itu dibuktikan dengan banyaknya pertandingan futsal yang digelar baik tingkat pelajar hingga tingkat umum, sehingga pengetahuan mengenai aturan futsal terbaru sangat dibutuhkan oleh mitra yang sering mengikuti pertandingan futsal di Kota Makassar,”ungkap Sulaeman.

Lebih lanjut Sulaeman, M.Pd menambahkan, tahapan kegiatan PKM tersebut yang pertama adalah sosialisasi Law Of the Game pertandingan futsal amandemen tahun 2020. Selanjutnya adalah kegiatan praktek lapangan untuk menerapkan aturan futsal yang terbaru serta uji kasus mengenai hal-hal yang biasa terjadi dilapangan sehubungan dengan aturan futsal yang berlaku serta monitoring kegiatan mitra setelah sosialisasi, kemudian tahapan selanjutnya adalah monitoring kegiatan mitra baik latihan, ujicoba maupun bertanding.

“Kami sangat bersyukur karena peserta memberikan apresiasi yang sangat positif dari kegiatan yang kami lakukan bahkan para mitra merasa optimis untuk mengikuti pertandingan futsal yang akan digelar ke depannya, mereka juga merasa bahwa dengan bekal pengetahuan peraturan terbaru tentunya dapat memotivasi para pemain untuk bermain lebih baik tanpa perlu terganggu dengan kesalahan-kesalahan tidak perlu akibat tidak mengetahui aturan pertandingan,” pungkasnya. (Wahyudin).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *